Ternyata Lokasi Pertambangan Ilegal Milik Amuk Masuk Kawasan Hutan Produksi

oleh -6 views

 

Penulis: La Ode M. Murdani

TINTABERITABABEL.COM, BANGKA — Terjeratnya kasus Penambangan Ilegal lahan Konsesi PT. Timah milik Amuk di Kolong Kebo, dusun Bedukang, desa Deniang, kecamatan Riau Silip, kabupaten Bangka, ternyata masuk dalam Kawasan Hutan Produksi (HP)

Demikian diungkapkan, Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Bubus Panca, kabupaten Bangka, Ruswanda melalui Kasi Perlindunga Yudi, kepada Awak Media, Senin (30/8/2021) Pukul 13.49 WIB. Menurut Yudi, bahwa kegiatan penambangan milik Amuk merupakan kawasan HP dan IUP milik Konsesi Inhutani

“Itu lokasi masuk kawasan HP Inhutani dan secara aturan hukum nya, Inhutani yang punya kewenangan dan mereka yang melaporkan, sedangkan kami sifatnya kolaborasi, bukan kami tidak bertanggung jawab cuma kan kita kan harus melalui Inhutani terlebih dahulu,”kata Yudi.

Lanjut Yudi, dari hasil pengecekan Tim Polisi Kehutanan (Polhut) KPH Bubus Panca, dan sesuaikan dengan Peta KPH. Lokasi tersebut masuk dalam Kawasan.

Titik koordinat yang di ambil oleh Tim Polhut Bubus Panca, saat mendatangi lokasi Amuk di dusun Bedukang, Foto: IST

“Masuk dalam kawasan sesuai koordinat S 01°43’58.39″ E 106°03’07.87” yang kita ambil di lapangan jadi kami setiap ada yang pemegang IUP, PT Perusahaan apapun itu yang memiliki izin, di kawasan dan setiap ada kejadian apapun biasanya kita meminta informasi dan minta pertanggung jawaban dan hasil keterangan Polhut dan Pam Hut yang turun tadi, kegiatan tersebut sudah berjalan sekitar 2 sampai 3 bulan,”ujarnya.

Ditambah kan Yudi, pertambangan itu kaitannya dengan PT. Timah Tbk, yang melaksanakan Operasi Tim Gabungan.

Tim Gabungan Polda Babel, Polisi Militer, Korem 045/Gaya dan PT. Timah, Foto: La Ode M. Murdani

“Yang melakukan operasi ini kan PT. Timah Tbk. Nah artinya cadangan itu juga milik PT. Timah, perkara PT. Timah sudah memiliki izin pinjam pakai atau belum itu ada di dinas pertambangan, nanti lah kami konfirmasi dengan Inhutani apa tanggapan mereka sejauh ini terkait kegiatan tersebut.”tandasnya. (TB)

No More Posts Available.

No more pages to load.