Operator PC Tewas Di Perkebunan Karet Parittiga

oleh -138 views

Penulis: Samsul Hidayat. 

Firli: Dugaan Sementara Mengarah Ke Kasus Pembunuhan

TINTABERITABABEL.COM, PARITTIGA —  Tim Identifikasi Polres Bangka Barat dan Polsek Jebus melakukan Evakuasi korban bernama Komar (35) yang ditemukan tewas bersimbah Darah di perkebunan Karet yang berada di dusun Jebu Laut, desa Kelabat, kecamatan Parittiga, kabupaten Bangka Barat, Sabtu (15/01/2022) Siang.

Pantauan Media ini, Saat di lokasi korban setelah di Evakuasi Tim Kepolisian. Langsung dibawah ke Puskesmas Parittiga menggunakan  mobil Ambulance untuk dilakukan Visum.

Muslik (38) ketika di temui Wartawan ini, mengatakan korban sebelum tewas pernah bercerita bahwa lokasi perkebunan yang korban kerjakan ada perselisihan antara warga setempat.

Korban saat berada di Puskesmas Parittiga, Foto: Samsul Hidayat

“Korban ini merupakan Operator Alat berat Pak, jadi tadi malam korban sempat bercerita dengan kami bahwa dirinya (Korban-red), sempat di datangi warga. Tidak tau perselisihan gimana karena saya tau nya Komar itu hanya seorang operator PC disana,” ucap Muslik.

Masih di Katakan Muslik, bahwa kejadian itu di perkirakan sekitar pukul 10.00 WIB. Karena dirinya sempat ketemu korban.

“Setau saya si Komar ini bekerja dengan Abun Pelawan dan saya tidak tau kalo masalah lahan itu punya siapa,”ungkapnya.

Senada M yang tidak mau, di sebut namanya, untuk di publikasikan. Mengatakan bahwa lahan Tersebut milik warga Jebu Laut.

“Setau saya pak lahan itu milik Suinpun yang biasa dipanggil pun warga Jebu laut karena yang punya lahan disitu dia pak, kalo masalah udah dijual atau belum nya saya gak tau pak,”ujarnya.

Pria asal Lampung ini diduga tewas akibat luka bacok di pelipis sebelah kanan. Hal itu disampaikan langsung Kepala Puskesmas Firli Prayudha A.Md.Kep. saat di konfirmasi Oleh Media ini.

“Dugaan sementara mengarah ke kasus pembunuhan karena ada bekas bacokan di bagian kepala korban,”jelas Firli.

Sementara itu Kanit Reskrim Ipda Ardi Saat di konfirmasi terkait tewasnya Komar, mengatakan sampai saat ini pihaknya masih melakukan proses penyelidikan.

“Masih Proses penyelidikan, nanti kalau sudah ada info lengkap akan kita sampaikan lagi.”pungkasnya. (TB)

No More Posts Available.

No more pages to load.