Menyesal Membunuh Istri, Sakban Ahkiri Hidupnya Didalam Penjara

oleh -366 views
pelaku saat diamankan Polsek Jebus

TINTABERITABABEL.COM, PARITTIGA — Bila bisa ditanyakan kepada mereka yang memutuskan bunuh diri karena sebuah masalah, besar kemungkinan mereka akan menjawab menyesal melakukan tindakan yang dilarang Tuhan itu. Seperti yang terjadi pada Sakban (42) warga Dusun Gudang Papan, RT 001, Desa Sekar Biru, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat.

Sakban mengahkiri hidupnya, dengan cara gantung diri di Sel Tahanan Polsek Jebus, Sakban sebelum melakukan bunuh diri sempat curhat kepada pelaku lain yang juga satu rekan di tahan Dimapolsek Jebus.

Ia mengaku menyesali perbuatannya. Hingga Sholat subuh Ia sudah tak bernyawa.

Kapolsek Jebus Kompol Albert Saat di konfirmasi membenarkan kejadian itu. Pelaku saat ini telah diantar ke Rumah Duka.

“Tersangka sempat menyesal karena telah membunuh istrinya, setelah Prarekontruksi, kemudian korban tersangka menyapaikan ke tahanan lain mau bunuh diri saja,”kata Albert, Selasa (21/5/24).

Diberitakan sebelumnya Sakban dirungkus. Satuan Buru Sergap (Buser) Polres Bangka Barat dan Tim Grizle (Beruang Hitam) Polsek Jebus.

Kasat Reskrim POLRES Bangka Barat dan anggotanya serta Polsek Jebus saat mengamankan pelaku di Mapolsek Jebus. Foto: Ist/ La Ode M. Murdani.

Pria kelahiran Prigi, Tanjung Kemang, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan itu ditangkap polisi atas kasus pembunuhan Srimona alias Mona (27) yang merupakan istrinya.

Informasi yang berhasil dihimpun tintaberitababel.com, pelaku tega menghabisi korban yang baru melahirkan anaknya berumur 2 bulan itu, karena diduga terbakar api cemburu.

Namun sayangnya. Sakban belum bisa diwawancara secara langsung, dikarenakan masih dalam proses pemeriksaan Penyidik Reskrim Polsek Jebus.

Diberitakan sebelumnya, Srimona alias mona (27) warga Perumahan Afu Desa Sinar Manik, Kecamatan Jebus, Babar ini dinyatakan tewas setelah di evakuasi oleh warga dan Polsek Jebus ke Rumah Sakit Bakti TImah (RSBT) Parittiga.

Korban ternyata memiliki 4 orang anak. tiga anak dari suami pertama dan satu anak yang berusia 2 bulan dari pelaku.

Sukir (45) warga setempat yang melihat pertama kali melihat korban bersimba darah disamping sepeda motor Mio Shoul.

“Habis Isyah saya baruy mau sholat dan ibu korban mendatangi saya dengan keadaan panik kerumah dan mengatakan mona ada yang tusuk,”kata Sukir.

Mendapatkan Informasi itu, Lanjut Sukir dirinya langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melihat korban sudah tersungkur dan Ia menelpon anggota Polsek Jebus untuk mendatangi TKP.

“Saya bingung dek, mau kejar pelaku atau mau selamatin korban dan akhirnya saya putuskan untuk menungu anggota Kepolisian Polsek Jebus datang,”ujarnya.

sukir dan anggota Polsek saat mendatangi TKP tewasnya koran. Foto: Ist/ La Ode M. Murdani

Sementara itu Kapolsek Jebus Kompol Albert membenarkan pelaku telah diamankan dan masih dalam proses pemeriksaan.

“Benar  pelaku sudah kita amankan tapi saya juga belum laporkan ke Pimpinan nanti saya saya akan informasikan. Pelaku diamankan anggota kita yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Jebus Ipda Riki.”Pungkasnya. (tb/tintaberitababel.com/La Ode M. Murdani)

No More Posts Available.

No more pages to load.