Garap IUP PT. LSM Tanpa Izin Pemilik Ponton Selam Di Gelandang Ke Mapolres Bangka

oleh -10 views

Penulis: La Ode M. Murdani

TINTABERITABABEL.COM, BANGKATim Gabungan Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polres Bangka dan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bangka, berhasil mengamankan dua unit Tambang Ilegal yang diduga menjarah Lokasi Izin Usaha Pertambangan (IUP) milik PT. Lautan Sarana Mandiri (LSM), di perairan kecamatan Belinyu, kabupaten Bangka, Rabu (06/10/2021) Siang. 

Informasi yang berhasil dihimpun, Media ini kedua ponton timah dan dua orang pemilik di amankan ke Mapolres Bangka, guna menjalani proses pemeriksaan dan pengembangan. 

Kasat Polair Polres Bangka AKP Yanto, Saat di konfirmasi Media ini, Rabu (06/10/2021) mengatakan diamankan dua ponton berikut pemilik tambang atas laporan masyarakat. 

“Kami cuma mengamankan saja nanti silahkan tanyakan ke Kasat Reskrim Polres Bangka AKP Ayu Kusuma Ningrum, S.iK,.SH,” kata Yanto. 

Menurut Yanto, Kedua ponton selam yang di amankan hari ini, lantaran pihaknya menerima laporan dari masyarakat kedua tambang tanpa izin itu berkerja di IUP milik PT. LSM. 

“Sesuai titik koordinat yang kami Terima dan kami cek bahwa ponton selam itu masuk wilayah IUP PT. LSM dan setelah di mintai keterangan kemudian kami amankan guna proses lanjut,”ujarnya.

Tim Gabungan Satpolair dan Satreskrim Polres Bangka Saat berada di lokasi, Foto: Ist

Kasat Reskrim Polres Bangka AKP Ayu Kusuma Ningrum, S.iK,.SH, saat di konfirmasi Media ini melalui Via WhatsApp, Rabu (06/10/2021) membenarkan telah mengalahkan dua orang pemilik Tambang. 

“Itu giat gabungan dan kami menerima limpahan dari Satpolair,”ucapnya.

Sementara itu JP salah satu sumber yang tidak mau di sebut namanya, saat di konfirmasi Media ini, mengatakan kedua rekan mereka yang di amankan tersebut di urus oleh pihak Ibu Lenny. 

“Itu mereka masih keluarga juga baru bekerja mereka disitu, mereka orang teluk Limau kecamatan Parit Tiga kabupaten Bangka Barat. Mereka di urus Ibu Lenny,”ungkapnya. 

Sementara Lenny yang di Sebut sebut sebagai pengurus dari kedua tambang yang di amankan tim gabungan Polres Bangka, saat di konfirmasi melalui pesan WhatsApp, kembali menanyakan itu masuk perairan mana. 

“Di aman kan nya perairan mana. Tidak (Bukan Milik Kami-red),”ujarnya.

Saat di singgung terkait isu yang beredar bawah adanya keluarga Wakil Presiden RI Prof. Dr. (HC) K.H. Ma’ruf Amin yang diduga bekerja sama dengannya terkait penambangan di pulau Bangka. Menurut Lenny dirinya tidak pernah berkomentar seperti itu. 

“Ibu ngerasa tidak pernah mengeluarkan statement kalau ada kaitan dengan keluarga Wakil Presiden. Itulah yang ibu maksud dasar nya dari mana, Kalau enggak jelas apa yang harus ibu diklarifikasikan.” tandasnya. (TB)

No More Posts Available.

No more pages to load.