Belum Sepekan, Laka Tambang Di Parit Tiga Kembali Terjadi

oleh -220 views

Penulis: La Ode M. Murdani.

PARITTIGA — Belum genap sepekan, korban kecelakaan tambang Ilegal di Kecamatan Parit Tiga, Kabupaten Bangka Barat (Babar), kembali terjadi. Setelah kepergian Bayu yang tewas di tambang timah wilayah sawit Cong Akin, Desa Sekar Biru, kini Sanen pun menghembuskan nafasnya di kolong tambang timah Ilegal.

Sanen (42) warga Dusun Bukit Lintang BMI, Desa Puput, Parit Tiga Babar, tewas tertimpa batu, seusai menyelam di eks kolong penambangan darat di dusun Penganak, Desa Air Gantang, Kecamatan Parit Tiga, Rabu (3/1) sore.

Korban Saat di angkut menggunakan mobil Pic Up ke Rumah Duka. Foto: La Ode M. Murdani/Ist

Pria kelahiran Desa Sidodadi, Kecamatan Teluk Pandang Kabupaten Pesawaran  Lampung tersebut tidak dapat tertolong lagi. Korban dinyatakan meninggal dunia setelah dievakuasi personil Polsek Jebus, Satpolairud Polres Babar dan keluarga korban.

Nur Rahman (42) warga Perumnas Sekar Biru rekan korban, mengungkapkan bahwa saat itu pukul 14.30 WIB korban menyelam di kolong tersebut dan menghisap timah menggunakan spiral.

“Korban bekerja jam2 (14 wib-red) tadi,  riba-tiba saat didalam kolong kami memberikan kode kepada korban untuk memberitahukan timahnya tidak ada. Korban tidak membalas seperti biasanya dan yang naik air semua tidak ada lagi pasir pas kami tarik korban tidak timbul dan kami cek ternyata korban sudah tertindih batu,”kata Nur.

Sementara Kapolsek Jebus Kompol Albert Daniel Hamonangan Tampubolon S.H saat dikonfirmasi, Rabu (3/1) malam, membenarkan kejadian tersebut.

“Benar tadi sore ada laka tambang. Korban sudah dievakuasi anggota Polsek Jebus dan Satpolair Polres Bangka Barat dan saat ini korban sudah berada di rumah duka,”kata Kapolsek.

Alat tambang korban saat beraktifitas di kolong bekas Eks Tambang Timah Ilegal, Foto: La Ode M. Murdani/ist

Lebih lanjut Albert mengungkapkan, bahwa kejadian kurang lebih sekitar pukul 15.00 WIB. Saat korban sedang menyelam bekerja sebagai penambang diduga tertimpa batu besar sehingga mengakibatkan korban tenggelam dan meninggal dunia.

“Nanti saksi akan kita mintai keterangan. Untuk sementara kasusnya masih dalam proses penyelidikan nanti kami akan mengabari hasil penyelidikannya.”tutup Kapolsek. (ARF) ​

No More Posts Available.

No more pages to load.